Fish

Selasa, 04 Januari 2011

sistem reproduksi pada manusia

e-learning ini diajukan sebagai tugas terstruktur mata kuliah Media Pembelajaran IPA Biologi
Dosen Pengampu Yuyun Maryuningsih, S.Si.,M.Pd 

Sistem Reproduksi Pada Manusia
TUJUAN :
Siswa dapat memahami sistem reproduksi pada manusia dan mengetahui berbagai penyakit pada sistem reproduksi
STANDAR KOMPETENSI (SK) :
Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
KOMPETENSI DASAR (KD) :
Mengaitkan struktur, fungsi, proses, dan kelainan yang dapat terjadi pada sistem reproduksi
q     Organ-organ penyusun sistem reproduksi  manusia
q     Proses pembentukan sel kelamin (gametosis)
q     siklus menstuasi
q     hormon yang berperan dalam sistem reproduksi
q     Proses pembuahan (fertilisasi)
q     Penyakit yang berhubungan dengan sistem reproduksi manusia

Sistem Reproduksi Pada Manusia
Pada manusia reproduksi terjadi secara seksual. Alat reproduksi pada manusia berupa alat kelamin pada laki-laki dan alat kelamin pada wanita.
1.      Alat kelamin pada laki-laki
Alat kelamin laki-laki berfungsi menghasilkan gamet jantan, yaitu spermatozoon (sperma). Alat kelamin laki-laki dibedakan menjadi alat kelamin dalam dan alat kelamin luar.

a.     Alat kelamin dalam
Alat kelamin dalam laki-laki terdiri atas


1.      Testis
Testis berbentuk bulat telur dan jumlahnya sepasang terdapat dalam skrotum (buah zakar). Testis merupakan tempat pembentukan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon kelamin (testosteron).

2.      Epididimis
Epididimis merupakan saluran panjang yang berkelok yang keluar dari testis. Berfungsi untuk menyimpan sperma sementara dan mematangkan sperma.

3.      Vas deferens merupakan saluran panjang dan lurus yang mengarah ke atas dan berujung di elenjar prostat. Berfungsi untuk mengangkut sperma menuju vesikula seminalis.

4.      Saluran ejakulasi merupakan saluran yang pendek dana menghubungkan vesikula seminalis engan urethra.

5.      Urethra merupakan saluran panjang terusan dari saluran ejakulasi dan terdapat di penis.

b.    Alat kelamin luar
Alat kelamin bagian luar pada laki-laki terdiri atas



1.      Penis merupakan organ kopulasi yaitu hubungan antara alat kelamin jantan dan betina untuk memindahkan semen ke dalam organ reproduksi betina. Penis diselimuti oleh selaput tipis yang nantinya akan dioperasi pada saat dikhitan/sunat.

2.      Scrotum merupakan selaput pembungkus testis yang merupakan pelindung testis serta mengatur suhu yang sesuai bagi spermatozoa.

Kelenjar pada organ reproduksi pria :
1.      Vesikula seminalis merupakan tempat untuk menampung sperma sehingga disebut dengan kantung semen, berjumlah sepasang. Menghasilkan getah berwarna kekuningan yang kaya akan nutrisi bagi sperma dan bersifat alkali. Berfungsi untuk menetralkan suasana asam dalam saluran reproduksi wanita.
2.      Kelenjar Prostat merupakan kelenjar yang terbesar dan menghasilkan getah putih yang bersifat asam.
3.      Kelenjar Cowper’s/Cowpery/Bulbourethra merupakan kelenjar yang menghasilkan getah berupa lender yang bersifat alkali. Berfungsi untuk menetralkan suasana asam dalam saluran urethra.



2.      Alat kelamin pada wanita
Alat kelamin wanita juga terdiri atas alat kelamin dalam dan alat kelamin luar

Alat kelamin bagian dalam wanita terdiri atas

1.      Ovarium merupakan organ utama pada wanita. Berjumlah sepasang dan terletak di dalam rongga perut pada daerah pinggang sebelah kiri dan kanan. Berfungsi untuk menghasilkan sel ovum dan hormon wanita seperti :
*      Estrogen yang berfungsi untuk mempertahankan sifat sekunder pada wanita, serta juga membantu dalam prosers pematangan sel ovum.
*      Progesterone yang berfungsi dalam memelihara masa kehamilan.

2.      Fimbriae merupakan serabut/silia lembut yang terdapat di bagian pangkal ovarium berdekatan dengan ujung saluran oviduct. Berfungsi untuk menangkap sel ovum yang telah matang yang dikeluarkan oleh ovarium.

3.      Infundibulum merupakan bagian ujung oviduct yang berbentuk corong/membesar dan berdekatan dengan fimbriae. Berfungsi menampung sel ovum yang telah ditangkap oleh fimbriae.

4.      Tuba fallopi merupakan saluran memanjang setelah infundibulum yang bertugas sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya.

5.      Oviduct merupakan saluran panjang kelanjutan dari tuba fallopi. Berfungsi sebagai tempat fertilisasi dan jalan bagi sel ovum menuju uterus dengan bantuan silia pada dindingnya.

6.      Uterus merupakan organ yang berongga dan berotot. Berbentuk seperti buah pir dengan bagian bawah yang mengecil. Berfungsi sebagai tempat pertumbuhan embrio. Tipe uterus pada manusia adalah simpleks yaitu dengan satu ruangan yang hanya untuk satu janin. Uterus mempunyai 3 macam lapisan dinding yaitu :
*      Perimetrium yaitu lapisanyang terluar yang berfungsi sebagai pelindung uterus.
*      Miometrium yaitu lapisan yang kaya akan sel otot dan berfungsi untuk kontraksi dan relaksasi uterus dengan melebar dan kembali ke bentuk semula setiap bulannya.
*      Endometrium merupakan lapisan terdalam yang kaya akan sel darah merah. Bila tidak terjadi pembuahanmaka dinding endometrium inilah yang akan meluruh bersamaan dengan sel ovum matang.

7.      Cervix merupakan bagian dasar dari uterus yang bentuknya menyempit sehingga disebut juga sebagai leher rahim. Menghubungkan uterus dengan saluran vagina dan sebagai jalan keluarnya janin dari uterus menuju saluran vagina.

8.      Saluran vagina merupakan saluran lanjutan dari cervic dan sampai pada vagina.

9.      Klitoris merupakan tonjolan kecil yang terletak di depan vulva. Sering disebut dengan klentit.


Alat kelamin bagian luar pada wanita terdiri atas

1.      Vagina merupakan saluran yang menghubungkan organ uterus dengan tubuh bagian luar. Berfungsi sebagai organ kopulasi dan saluran persalinan keluarnya bayi sehingga sering disebut dengan liang peranakan. Di dalam vagina ditemukan selaput dara (Himen).

2.      Vulva merupakan suatu celah yang terdapat di bagian luar dan terbagi menjadi 2 bagian yaitu :
*  Labium mayor merupakan sepasang bibir besar yang terletak di bagian luas dan membatasi vulva.
*  Labium minor merupakan sepasang bibir kecil yang terletak di bagian dalam dan membatasi vulva.

GAMETOGENESIS
Merupakan peristiwa pembentukan sel gamet, baik gamet jantan/sel spermatozoa (spermatogenesis) dan juga gamet betina/sel ovum.
1.      Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sel spermatozoa. Dibentuk di dalam tubula seminiferus. Dipengaruhi oleh beberapa hormon yaitu :

a.       Hormon FSH yang berfungsi untuk merangsang pembentukan sperma secara langsung. Serta merangsang sel sertoli untuk meghasilkan ABP (Androgen Binding Protein) untuk memacu spermatogonium untuk melakukan spermatogenesis.
b.      Hormon LH yang berfungsi merangsang sel Leydig untuk memperoleh sekresi testosterone (yaitu suatu hormone sex yang penting untuk perkembangan sperma).
Berlangsung selama 74 hari sampai terbentuknya sperma yang fungsional. Sperma ini dapat dihasilkan sepanjang usia. Sehingga tidak ada batasan waktu, kecuali bila terjadi suatu kelainan yang menghambat penghasilan sperma pada pria.
spermatogenesis

untuk belajar materi ini silahkan teman-teman klik disini

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar